Kabar Jateng

Zuna Gloves Gandeng Komunitas Sepeda Semarang untuk Bagikan 500 Paket Makanan

SEMARANG (kabarjateng.com) – Zuna Glove menggandeng sejumlah komunias sepeda Semarang untuk membagikan 500 paket makanan kepada mereka yang membutuhkan.

Puluhan pesepeda dari berbagai komunitas, meyebar di 5 kecamatan di Semarang. Semarang Selatan, Semarang Timur, Semarang Barat, Tembalang, dan Semarang Utara.

Sambil gowes menuju titik kumpul di Kota Lama, mereka membagikan paket makanan. Tidak semua orang yang ditemui diberi paket makanan. Hanya yang membutuhkan saja. Seperti penyapu jalan, pengemis, pengamen, dan lain sebagainya.

Pembagian 500 paket makanan yang menggendeng komunitas sepeda Semarang ini merupakan rangkaian dari perayaan ulang tahun ke 8 Zuna Gloves bertema ‘Zuna Berbagi’.

Setelah membagikan makanan, mereka berkumpul di salah satu cafe di kawasan Kota Lama. Di sana, para pesepeda dan personel dari Zuna, saling berbagi cerita mengenai momen saat membagikan makanan.

“Pada perayaan kali ini, kami mengajak masyarakat pesepeda untuk berbagi kepada masyarakat lainnya. Pesepedanya kami batasi 25 orang karena pandemi. Sasaran kami adalah petugas kebersihan, pengayuh becak, dan petugas parkir yang berada di lima titik,” kata Thania, Sabtu (27/2/2021).

Dikatakan, Zuna Berbagi merupakan upaya pihaknya untuk turut berkontribusi dan mengapresiasi elemen masyarakat lainnya.

“Ini upaya kami memberi apresiasi kepada petugas kebersihan, misalnya, yang rela membersihkan Kota Semarang, sehingga jalanan tidak ada sampah. Kami ajak pesepeda untuk menumbuhkan kepedulian dan apresiasi hal tersebut,” tambahnya.

Lebih jauh, pada usia delapan tahun tersebut, Tania mengungkap Zuna Gloves juga tengah melakukan rebranding untuk memberikan kesegaran pada produk sarung tangan sport tersebut.

Zuna saat ini bukan hanya memproduksi sarung tangan sepeda saja, melainkan juga untuk kegiatan sport lainnya.

“Kami sekarang juga membuat sarung tangan untuk golf, billiard, berkuda, dan sebagian kami ekspor. Agar menjadi perhatian bahwa buatan anak negeri tidak kalah dengan produk luar,” tandasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga berniat menyelenggarakan ajang desain motif sarung tangan dengan tema etnik. Menurut Thania dengan latar belakang suku yang beragam di Indonesia, akan membuat Zuna Gloves memiliki cita rasa Indonesia.

“Kan kita banyak suku dan tradisi. Nah dengan banyak masukan dari teman-teman nantinya, akan membuat Zuna Gloves lebih kaya secara desain motif. Sehingga mencitrakan Indonesia,” tandasnya. (*)